keep spirit

welcome

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.

SEJARAH MATEMATIKA DALAM KEHIDUPAN


Segala sesuatu yang berada di dunia ini pasti mempunyai sejarahnya masing-masing. Baik sejarah yang  yang menyenangkan ataupun yang memilukan. Bangsa kita, bangsa Indonesia juga mempunyai sejarahnya sendiri. Sejarah yang menyengankan atau yang menyedihkan, dan semua itu wajib kita hargai karena dari sanalah muncul identitas kita sebagai warga negara Indonesia. Dengan sejarah suatu bangsa atau kaum akan diketahui identitasnya, melalui sejarah kita akan tahu kemana arah masa depan dan tujuan hidup ini, melalui sejarah kita akan tahu kesalahan apa yang telah terjadi dimasa lalu agar kita dapat berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang sama dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, janganlah meremehkan sejarah dan melupakan sejarah.
Seperti bangsa Indonesia, ilmu matematika juga memiliki sejarahnya sendiri. Matematika ada dari masa ke masa dan berkembang seiring perkembangan jaman. Matematika telah ada sejak jaman aronaic, kemudian bergerak ke jaman tribal, tradisional, feudal, modern, hingga post modern. Keberadaan matematika di jaman dahulu telah diyakini sejak lama  dengan adanya penemuan artefak-artefak dan beberapa peninggalan bersejarah oleh para ilmuan. Usia artefak-artefak itu dapat diketahui melalui uji karbon dengan memanfaatkan sinar radio aktif yang mampu menunjukkan umur dari artefak tersebut. Dengan begitu, dapat diketahui sejarah perkembangan matematika dari jaman ke jaman. Orang-orang kuno seperti Babilonia, Yunani Kuno, dan Mesir Kuno, diketahui telah menggunakan ilmu matematika seperti aritmatika, aljabar,dan geometri untuk menghitung urusan yang berkaitan dengan keuangan dll. Kini, orang-orang modern telah mengkombinasikan matematika sedemikian rupa sehingga peradaban manusia pun semakin lama semakin maju, hingga muncul istilah matematika terapan dalam kehidupan.matematika terapan telah digabung dengan ilmu pengetahuan lain diluar matematika sehingga mampu menciptakan suatu percabangan ilmu baru yang digunakan di seluruh dunia. Matematika telah digunakan di seluruh dunia dan digunakan sebagai alat penting di berbagai bidang seperti teknik, kedokteran, ilmu social, ekonomi, psikologi,dll.

0 komentar:

Posting Komentar